Nutrisi Hidroponik Cairadalah nutrisi yang khusus untuk sistem hidroponik yang diformulasikan dari garam-garam mineral yang larut dalam air, mengandung unsur-unsur hara penting yang diperlukan tanaman bagi tumbuh dan berkembang.
Semua Nutrisi Hidroponik pada dasarnya sama, gunanya untuk membantu pertumbuhan tanaman. Kandungan dalam Nutrisi Hidroponik hampir sama, yang terdiri dari unsur Makro dan Mikro.
Dalam unsur Makro terdapat kandungan antara lain : N,P,K,Ca,Mg dan S dan didalam Unsur Mikro terdapat kandungan :Fe,Mn,B,Zn,Cu dan Mo
Kedua unsur inilah yang dapat membuat tanaman lebih cepat tumbuh dan berkembang.
Kita bisa menggunakan media ataupun alat dengan berbagai macam metode, tapi yang tidak bisa ditukar itu hanyalah Nutrisi.
Dengan kata lain, Nutrisi adalah hal yang paling utama dalam bertanam secara Hidroponik.
Pada dasarnya Nutrisi yang paling sering digunakan dalam Hidroponik adalah Nutrisi AB Mix.
Disebut AB Mix, karna terdiri dari 2 macam (nutrisi A dan Nutrisi B) yang harus kita Mix (campur) saat menggunakannya.
Nutrisi Hidroponik terdiri dari 2 bagian, yaitu Larutan A dan Larutan B.
Dan ini adalah larutan pekat.
Nutrisi Hidroponik Cair, dapat digunakan untuk : Semai Pembiakan Generatif dan Pembiakan Vegetatif.
Jadi ada 3macam kegunaannya.
Isinya 200ml Larutan Pekat A dan 200ml Larutan Pekat B.
Jika ingin menggunakannya perbandingannya adalah :
1. Untuk Tanaman Sayuran Organik : 1:5:5
Artinya, untuk 1Liter air, kita tambahkan 5ml Nutrisi Cair A dan 5ml Nutrisi Cair B. Cara Menggunakannya : disiramkan ke Media tanamnya, 1xsehari sekitar 100ml 2. Untuk Tanaman Hidroponik : 1:5:5 – 1:7:7 – 1:8:8
Artinya, untuk 1Liter air,kita tambahkan air sesuai usia tanaman :Minggu 1 : 1:5:5Minggu 2 : 1:7:7Minggu 3 : 1:8:8 Minggu 4 : 1:10:10Cara Menggunakannya : Dialirkan dengan menggunakan sumbu Panel untuk Hidroponik sistem Wick. Setelah tanaman besar, nutrisi ditingkatkan.
3.Untuk Tanaman Buah : 1:5:5 Artinya, untuk 1Liter air, kita tambahkan 5ml Nutrisi Cair A dan 5ml Nutrisi Cair B. Cara Menggunakannya : Disiram ke Media tanam setiap pagi dan sore.
Jika tak mempunyai takaran, bisa gunakan tutup botol kemasannya, karna 1tutup botol kemasan setara dengan 5ml.
Untuk melarutkan Nutrisi Hidroponik Cair, gunakan Air Sumur, Air Hujan, Air Sungai ataupun Air Ac yang telah kita Tampung.
Jangan Menggunakan AIR PAM, karna mengandung KAPORIT.
Jika menggunakan AIR PAM, yang dikhawatirkan adalah Nutrisi AB-Mix Cair akan berkurang kwalitasnya karna tercampur dengan Kaporit.
Akibatnya bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman kita. Setiap tanaman membutuhkan perlakuan yang berbeda, itulah sebabnya tersedia Nutrisi yang berbeda juga, karna kebutuhan Nutrisi setiap tanaman juga berbeda.
Trims, saya senang dapat ilmu baru
BalasHapus