Daun Mint biasanya lebih cepat tumbuhnya, jika kita stek batang.
Karna daun ini merambat, mint mempunyai ruas-ruas.
Dari ruas itulah kita stek.
Jika kita menanamnya dari biji, biasanya butuh waktu yang lama untuk tumbuhnya.
Tapi jika sudah keluar tunas, maka tanaman ini akan cepat sekali membesar.
Masalah yang sering dihadapi adalah saat kita men-stek daun mint jika dari tanah ke sistem hidroponik, kemungkinan gagal terkadang sampai 40-60%.
Karna jika media tanam/tempat tanam/sistem tanam yang kita gunakan berubah, jadi secara otomatis mempengaruhi tanaman tersebut. Sebaliknya, jika kita men-stek tanaman ini dari hidroponik ke tanah, tanaman ini biasanya lebih cepat ber-adaptasi.
Makanya para Hidroponikers akan lebih senang jika men-stek tanaman Mint dari hidroponik ke hidroponik.
Daun Mint juga bisa digunakan sebagai obat herbal untuk menguatkan jantung dan sirkulasi darah.
Jika kita mengkonsumsi daun ini sebagai campuran teh atau jus buah yang kita minum, daun ini bisa melancarkan lambung dan usus kita. Daun Mint bisa juga digunakan untuk mengurangi bau mulut sekaligus menyegarkan tenggorokan kita.
Oleh karena itu maka Daun Mint biasa digunakan sebagai campuran dalam pasta gigi.
Banyak beredar dipasaran, pasta gigi yang dijual memiliki kandungan daun mint didalamnya.
Dengan segelas teh hijau panas, yang dicampur 10-15lembar daun mint tanpa gula, maka pencernaan kita akan lancar juga daya tahan tubuh kita tetap terjaga.
Karna teh hijau mengandung antioksidan juga anti kanker, sementara daun Mint bisa menguatkan ginjal, pankreas, menghilangkan gas gas beracun dalam tubuh, dan meredakan batuk.
Manfaat lainnya dari Daun Mint adalah menghilangkan Insomnia, menenangkan saraf karna bau daunnya yang fress, menyegarkan dan yang terpenting bisa meningkatkan diuretik juga penghancur makanan, jadi bagus untuk Diet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar