Konsepnya sederhana dengan menempatkan tanaman dalam sebuah wadah
atau tabung dimana akarnya dibiarkan menggantung dalam larutan nutrisi.
Sistem
ini dapat terus menerus mengalirkan nutrisi yang terlarut dalam air sehingga
tidak memerlukan timer untuk pompanya. NFT cocok diterapkan pada jenis tanaman
berdaun seperti selada,
pakchoi, sawi, lettuce, bayam dan kangkung.
Kecanggihan sistem ini memungkinkan Anda memperoleh hasil yang
baik dan tercepat dibandingkan sistem hidroponik lainnya.
Hal ini disebabkan
oleh larutan nutrisi yang diberikan berbentuk kabut langsung masuk ke akar,
sehingga tanaman lebih mudah menyerap nutrisi yang banyak mengandung oksigen.
Selainwick system, sistem tetes (drip system) merupakan cara yang populer
yang digunakan dalam berkebun hidroponik.
Sistem ini menggunakantimermengontrol pompa,
sehingga pada saat pompa dihidupkan, pompa akan meneteskan nutrisi ke masing-masing
tanaman. Dapat juga menggunakan Botol bekas yang disusun bertumpuk dengan menggunakan selang kecil sebagai aliran nutrisinya.
Dalam sistem hidroponik ini, akar tanaman yang tersuspensi dalam
air yang kaya nutrisi dan udara diberikan langsung ke akar. Tanaman dapat
ditempatkan di rakit dan mengapung di air nutrisi juga.
Dengan sistem hidroponik
ini, akar tanaman terendam dalam air dan udara diberikan kepada akar tanaman
melalui pompa akuarium dan diffuser udara.
Semakin gelembung yang lebih baik,
tanaman akar akan tumbuh dengan cepat untuk mengambil air nutrisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar